Masih Merintis Bisnis? Jangan Buru-Buru Rekrut Karyawan

kapan harus rekrut karyawan

BERSABAR DALAM BELAJAR, DAN BELAJAR UTK BERSABAR

Apa kabar teman-teman, kali ini saya akan share sedikit hal yang sangat fundemental. Mungkin tidak berkaitan langsung dengan tips bisnis, tapi ini berkaitan langsung dgn pembentukan kepribadian kita sebagai pebisnis.

Kalau kita mendengar kata bersabar, seringkali kita dengar sebagai nasihat dalam menghadapi ujian atau cobaan. Bersabar ternyata sangat diperlukan juga untuk kita yang sedang berproses. Jika kita sudah meyakini tujuan berbisnis kita adalah demi kebaikan, maka kita harus siap menjalani prosesnya.

Tidak sedikit orang yang menyerah ketika menemui kendala saat berproses, padahal kendala yang dihadapinya bisa jadi sebagai ujian untuk naik level.

Seorang owner bisnis yang baik adalah dia yang juga bisa menjual produknya sendiri. Artinya, jika kita ingin menjadi pebisnis hal pertama yg harus dipelajari adalah bagaimana caranya menjual lebih cepat dan lebih banyak.

Baca juga: Anda Tertarik Bisnis Fashion??

Belajar dulu menjual sebelum kita merekrut karyawan untuk berjualan. Karena pada dasarnya kehadiran karyawan adalah sebagai pengganti tugas kita...

Ketika baru pertama kali merintis bisnis, jangan terburu-buru merekrut karyawan ya. Karyawan adalah asset yg nilainya akan terus bertambah, seiring dgn semakin lama dia bekerja maka akan semakin banyak pengalamannya dan semakin tinggi nilainya bagi bisnis kita. Tapi ya dengan syarat tadi, karyawan tersebut berproses dengan benar.

Jika bisnis kita belum siap dengan sistem kerja yang dapat terukur tp sudah memaksakan merekrut karyawan, maka bersiap saja karyawan bukan lagi sebagai asset melainkan sebagai BEBAN. Iya, beban karena kita harus membayar dia sementara kontribusi karyawan tidak optimal dalam mendatangkan profit.

Jadi penting sebagai owner mempelajari seluruh aspek yang ada dalam bisnisnya. Jangan terburu-buru ingin meningkatkan skala bisnis namun kita sendiri masih minim pengalaman. 

Mari kita terus bersabar dalam belajar, dan juga belajar untuk selalu bersabar..


Semoga bermanfaat

Jangan Baca Ini Jika Tak Tertarik Bisnis Busana Muslimah yang Selalu Laris


Kenapa masih juga bingung memulai bisnis?

Padahal peluang bisnis saat ini bukanlah hal yang langka dicari. Jadi bukan karena tidak ada peluang, tapi Anda sendiri yang belum tegas menentukan pilihan. Belum tegas keluar dari zona "keraguan" yang selama ini membelenggu.

Dengan semakin mudahnya mengakses informasi melalui internet, sejalan juga dengan semakin mudahnya bagi siapapun yang ingin memulai bisnis, bahkan seorang pemula sekalipun. Jadi tidak ada alasan untuk bingung memulai. Karena memang sukses adalah pilihan. Jika Anda terus menerus memelihara kebingungan itu artinya Anda akan sulit membuat pilihan. Jika tidak menentukan pilihan, artinya Anda sulit mendapatkan perubahan.
Postingan ini saya tulis spesial jika Anda ingin memiliki bisnis toserba online busana muslimah. Jualan busana muslimah memang tidak ada matinya. Apalagi jika kita mengetahui data statistik yang menyebutkan bahwa pembeli online didominasi oleh kaum wanita. Artinya, market busana muslimah sangat terbuka luas.

Sekarang, saya ingin bertanya: "Apakah Anda ingin memiliki toserba online yang menjual berbagai macam aneka busana muslimah?"

Ini adalah kesempatan terbaik yang bisa Anda ambil dengan segera. Dalam sekali action, Anda bisa langsung menjual berbagai macam busana muslimah yang tentunya sangat dicari oleh banyak orang.

Tak perlu lama-lama, kali ini.. jangan lagi izinkan keraguan menghalangi langkah nyata Anda untuk mewujudkan mimpi memiliki bisnis sendiri.

Sukses adalah keputusan Anda...





Bisnis Gorengan Untung 100 Juta Bersih Perbulan. Mungkinkah?


pengusaha jual gorengan omset ratusan juta

Banyak email masuk yang bertanya seputar bagaimana cara mengawali bisnis. Ada juga yang bertanya bisnis apa yang cocok untuk saat ini...

Mungkin postingan ini akan menjawab keraguan dan kebingungan Anda saat ini. 

Tulisan saya di http://senangpromo.blogspot.com ada salah satu alternatif cara yang paling mudah untuk dijalani. Dan beruntungnya, bisa dimulai dengan minim modal.

Kebingunan tidak akan memberikan solusi apapun. Jika kita terus menerus terhenti dengan kata "bingung" maka solusi semakin menjauh. Berbeda jika kita berani mengambil tindakan, meskipun kecil. Tapi dampaknya, perlahan namun pasti akan membawa kita kepada solusi yang tepat.

Kita tidak akan tahu apakah suatu bisnis cocok atau tidak jika belum kita jalani.

Bukan ide yang tidak ada, bukan juga modal yang tidak punya. Namun lebih kepada ketidakpercayaan pada diri sendiri, itulah penghambat terbesar yang sering kali menggagalkan langkah awal seseorang dalam memulai bisnis.

Percayalah, tidak ada istilah bisnis recehan jika kita sudah mengetahui ilmunya. Mari kita simak ilustrasi di bawah ini

Misalkan Anda berencana untuk memulai jualan pisang goreng dengan menggunakan gerobak. Memang sekilas ide ini bukanlah ide yang terdengar WOW dan unik. Bahkan cenderung seperti ide yang biasa saja.

Tapi.. Coba Anda bayangkan jika satu hari dari satu gerobak bisa menghasilkan 100ribu keuntungan bersih. Berarti hasilnya kurang lebih 1,5 juta dalam sebulan. Ingat, itu keuntungan bersih yaa, artinya sudah dikurangi modal bahan baku dan juga operasional.

Itu dari satu gerobak. Bagaimana jika Anda memiliki 100 gerobak? Anda memiliki potensi penghasilan sebesar 150juta perbulan. Dengan melakukan scale up terhadap faktor kali, pendapatan Anda sudah jauh melesat.

Setelah membaca ilustrasi diatas, Anda sudah mulai terbayang kan? Jika manajemen dalam bisnis sudah berfungsi dengan baik. Maka, yang tadinya bisnis recehan, kita tidak akan lagi menganggap bisnis tersebut recehan. Tentunya dengan ilmu yang tepat, semua bisa dilakukan.
Beberapa pembaca http://senangpromo.blogspot.com memulai bisnis dari hal yang paling mudah. Dengan cara memanfaatkan internet sebagai media pemasaran. Saya sangat senang mendengar mereka yang berhasil.

Anda sudah semakin mengerti sekarang. Bahwasanya.. sehebat apapun ilmu, sehebat apapun metode, setebal apapun buku bisnis yang sudah dibaca, jika tanpa diiringi dengan praktek adalah hal yang sia-sia. 

Kesuksesan didapat bukan dari sebanyak apa pengetahuan Anda, tapi dari sebanyak apa pengalaman Anda. Pengetahuan tidak akan berarti tanpa pengalaman.

Jadi, saya tegaskan sekali lagi...

"Berhentilah meremehkan ide yang Anda miliki. Mulailah memilih ide bisnis apa yang akan dijalani. Dan berjanjilah segera ACTION! Wujudkan mimpi dengan ikhtiar nyata dan doa yang ikhlas!"

Peka Itu Bukan Cuma Sama Pasangan, Tapi Sama Market Bisnis Juga


"Kamu kok ga peka sih?"

Sering kan yaa kita dengan kalimat tentang kepekaan biasanya diucapkan dari seseorang kepada pasangannya. Dari istri ke suaminya, dari si pacar ke pasangannya. Dan kebanyakan yang dituntut peka biasanya pihak pria. Haha

Padahal, berbicara mengenai peka atau tidak peka bukan saja diperlukan oleh sepasang kekasih. Tapi juga bagi seorang owner bisnis. Mesti peka terhadap perkembangan situasu terbaru. Karena perubahan pasti terjadi, baik dari target market, trend, dan juga perubahan perilaku.

Banyak owner bisnis yang tidak peka dalam menyikapi perubahan-perubahan yang berkaitan langsung dengan bisnisnya. Akibatnya, ketika perubahan terjadi tidak dapat mengantisipasi dengan baik. Bisnisnya tergilas oleh perubahan, target market menjadi bias ditengah perjalanan, trend penjualan terus menurun karena strategi bisnis kompetitor bergerak lebih cepat dan akurat.

Lalu bagaimana meningkatkan kepekaan dalam melihat prediksi trend, perubahan market atau yang lainnya? Salah satu caranya adalah dengan mengamati data yang terus bergerak. Baik data sales maupun data marketing. 

Jika saat ini Anda belum membudayakan mencatat setiap transaksi yang masuk maupun keluar, maka mulailah untuk melakukannya sejak sekarang. 

Karena dari data tersebut kita bisa mengamati produk mana yang terjual lebih cepat, setiap hari apa penjualan naik atau turun. Data-data yang terkumpul tersebut akan menentukan keputusan kita selanjutnya. Ketika pemasukan lebih sedikit dari pengeluaran, maka kita harus memangkas beban dan biaya-biaya. 

Bisnis tidak bisa hanya dikira-kira, bisnis perlu diukur dengan data. Pastikan keputusan yang Anda buat sudah berdasarkan data yang ada. 

Sudah siap menjadi owner bisnis yang "peka" terhadap perubahan?

Bisnis Dropship Semakin Menjamur, Persaingan Semakin Ketat? Ini Solusinya!

persaingan bisnis dropship online

Dengan semakin mudahnya orang-orang menjalankan bisnis dropship online, secara langsung berdampak juga terhadap peluang bisnis dropship itu sendiri. Sebesar apapun peluang jika sudah diserbu oleh banyak orang maka akan berubah menjadi peluang yang sempit. Ini adalah hukum alami yang terjadi pada banyak sektor bisnis.

Setiap pebisnis dropship dituntut bukan saja sekedar mau berkeja keras melainkan bekerja kreatif dan inovatif. Sekarang jamannya dropshipper kreatif yang dapat bertahan dan mengembangkan bisnisnya ke jenjang yang lebih besar lagi.

Apakah saat ini Anda menjalankan bisnis dropship?


Dan apakah Anda merasa terjadi penurunan penjualan dalam skala yang cukup signifikan?


Hati-hati, mungkin Anda sedang tergerus oleh persaingan bisnis dropship online yang saat ini semakin banyak orang menjalankannya. Persaingan harga semakin ketat, saling banting harga. Bahkan saya tidak menyangka, ada yang rela mengambil profit cuma 5 ribu rupiah saja dari keuntungan per penjualan. Pasar bisnis retail online saat ini sudah mulai berdarah-darah.

Sebenarnya situasi saat ini sudah pernah saya prediksikan melalui tulisan saya sebelumnya yang berjudul Menghadapi Persaingan Bisnis Online 2017

Bisnis dropship hanya mengandalkan reputasi terpercaya saja tidak cukup untuk membuat bisnis Anda bertahan. Sekarang saatnya berfikir kreatif untuk melahirkan inovasi baru, baik dalam pelayanan maupun kualitas produk.

Lalu bagaimana caranya?

Sebenarnya saya sudah pernah menuliskan tips-tips memenangkan persaingan tanpa harus banting-banting harga. Jika Anda melewatkannya, silahkan baca lagi disini >> 4 Cara Memenangkan Persaingan Tanpa Menurunkan Harga

Setelah Anda membacanya, silahkan lanjutkan lagi membaca artikel ini. Karena saya akan menambahkan beberapa tips yang berkaitan dengan teknis marketing. Namun sebelumnya, lebih baik kita ketahui dulu, point-point apa saja yang membuat persaingan saat ini menjadi semakin ketat.


1. Media Iklan Semakin Mudah dan Murah


Dulu Facebook Ads belum dikenal oleh banyak orang. Kalau sekarang berbeda kondisinya, ibu-ibu yang menjalankan bisnis dropship sudah mainannya ngiklan di Facebook. Dengan semakin mudah dan murahnya biaya iklan, membuat setiap orang bisa dengan mudah menembus target pasar.

2. Faktor Produsen yang Langsung Terjuan Jualan.


Semakin banyak marketplace dan juga e-commerce yang memiliki dana promosi cukup besar, membuat banyak perubahan terutama edukasi jual beli online di masyarakat luas. Akhirnya, para produsen pun bisa langsung berjualan.

Kalau dulu, dari produsen membutuhkan dustributor yang akan menyalurkan barang hingga ke tangan konsumen. Kini, produsen bisa langsung berhubungan dengan konsumen karena market jual beli online sudah terbentuk dan dikenal oleh masyarakat.

3. Kemudahan Daftar Dropship/Reseller Online dan Gratis


Belum lagi para pemilik produk atau toko online yang memberikan kemudahan kepada setiap orang yang ingin bergabung menjadi reseller. Kalau dulu, untuk bergabung menjadi reseller ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, bahkan sampai harus membayar biaya pendaftaran. Tapi sekarang semua itu sudah tidak berlaku. Daftar dropship gratis. Siapapun bebas dan mudah menjadi reseller.

Nah setelah kita mengetahui tiga faktor diatas, kini semakin mudah bagi Anda untuk melakukan inovasi. Artinya, jangan sampai inovasi Anda masih bisa tergilas oleh ketiga hal tadi.

Inilah 3 solusi kreatif untuk bisnis dropship online di tengah ketatnya persaingan saat ini!


1. Saatnya bergeser dari dropshipper menjadi stockist


Jika saat menjadi reseller dropship Anda tidak harus melakukan stok produk, dengan semakin ketatnya persaingan saat ini Anda sudah dituntut melakukan stok produk sendiri. Pilihlah produk-produk yang fast moving (cepat terjual). Lalu beli ke produsen dalam jumlah yang banyak.

Saat Anda belanja stok produk, harus diikuti dengan negosiasi penurunan harga beli. Minta ke produsen untuk menurunkan harga karena Anda sudah membeli dalam jumlah yang banyak sekali transaksi.

Misalnya, Anda reseller dropship hijab online. Biasanya membeli satuan dari produsen seharga Rp 50ribu. Anda bisa meminta harga turun menjadi 40ribu bahkan 35ribu saat membeli 20 pcs hijab dengan motif yang sama.

Untuk harga silahkan negosiasi, fleksibel. Angka diatas hanya sebagai contoh saja agar semakin jelas Anda menyimak pemaparan ini.

Dengan turunnya harga beli, maka Anda bisa menarik keuntungan lebih besar dari biasanya. Atau jika diperlukan Anda bisa menurunkan harga jual dengan alasan promo cuci gudang atau apapun.

2. Mulai merancang produksi sendiri


Dari sekian banyak produk yang laku terjual, cobalah Anda fikirkan bagaimana caranya Anda bisa memproduksi sendiri produk tersebut. Karena dengan memproduksi sendiri, keuntungan penjualan Anda akan jauh lebih besar lagi.

Untuk memproduksi produk sendiri memang tidak bisa langsung serta merta berjalan mulus. Karena ilmu produksi dan jualan adalah dua hal yang berbeda. Anda harus benar-benar paham mengenai harga bahan, ongkos produksi, harga kemasan dan sebagainya.

Lakukan pendalaman terlebih dahulu dengan cara perbanyak bergaul dengan produsen produk Anda. Jika di sekitar Anda memang ada pengrajin atau perusahaan yang dapat memproduksi produk yang Anda jual itu lebih bagus. Artinya proses belajar dapat Anda lakukan sesegera mungkin.

3. Kembangkan media marketing lebih luas lagi


Jika saat ini Anda mengandalkan media promosi hanya melalui media sosial seperti instagram dan facebook. Kini sudah saatnya Anda melirik media pemasaran lainnya yang lebih sustainable. Kira-kira media apa yang belum Anda punya? Yup! Jika Anda belum memiliki website, sekaranglah saatnya. Meskipun kompetitor yang lain sudah memilikinya sudah lama, Anda belum terlambat untuk membangun website.

Ingat! Website bukan sekedar memiliki domain dan bisa diakses saja. Website yang baik adalah yang dapat menjadi daya ungkit konversi penjualan. Jangan asal memiliki website namun tidak berpengaruh untuk bisnis Anda. Karena sebenarnya, membuat website itu mudah. Tapi yang sulit adalah bagaimana website tersebut ramai pengunjung setiap harinya. 

Jika Anda pernah membeli ebook saya yang berjudul >>Dropship Mastery<< disana saya memberikan bonus berupa video tutorial "Cara Membuat Website Toko Online Sendiri"

Isi tutorialnya sebagai berikut:



Anda bisa lihat sendiri kan? betapa mudahnya jaman sekarang membuat website.

Anda hanya perlu mengikuti tutorial video tersebut dan mempraktekkannya, voillaaaaa... website toko online Anda sudah bisa diakses hanya dalam hitungan jam. Asalkan Anda mau praktek! bukan hanya sekedar nonton saja.

Nah setelah Anda memiliki website, isi web tersebut dengan konten-konten yang bermanfaat. Tentunya konten yang diposting harus sesuai dengan produk yang Anda jual. Misalnya Anda selama ini sebagai reseller hijab online, maka buatlah tutorial cara memakai hijab dalam beberapa model yang sedang trendi.

Lihat! betapa website bisa merangkul lebih banyak orang. Dan jika konsisten terus dikembangkan diisi dengan informasi yang bermanfaat, website Anda akan menjadi base community. Jika Anda sudah memiliki komunitas sendiri, jualan produk bukan lagi hal yang sulit.

Saya kira sudah cukup jelas yaa pemaparan mengenai tips memenangkan persaingan bisnis dropship online tadi. Semoga saja ada manfaatnya untuk Anda. Jika memang dirasakan manfaatnya silahkan share artikel ini kepada teman-teman, agar manfaatnya semakin tersebar luas.




Cara Tingkatkan Omset Jualan di Instagram Anda Sekarang!!!







Tahukah Anda ?

Instagram merupakan salah satu sosial media yang saat ini banyak di gunakan. Sehingga menjadikan Instagram sebagai tempat untuk menjual produk merupakan salah satu langkah yang tepat. Tetapi untuk menjual produk di Instagram bukanlah hal yang mudah apabila anda tidak memiliki FOLLOWER. Ya, Siapa lagi yang akan membeli produk anda kalau bukan FOLLOWER anda ?. Jika anda tidak memiliki FOLLOWER maka tidak akan ada yang BELI, masuk akal kan?
Ada 2 Cara untuk mendapatkan FOLLOWER INSTAGRAM anda :
  1. Beli, dengan cara ini anda bisa mendapatkan FOLLOWER secara INSTANT dan BANYAK, tetapi apakah FOLLOWER tersebut akan sesuai dengan target market anda ? Pastinya tidak tertarget, Kalau anda melakukan hal ini, sama saja dengan anda MEMBUANG INVESTASI ANDA.
  1. Natural, dengan cara ini anda bisa mendapatkan FOLLOWER yang TERTARGET sesuai dengan target market anda, dengan cara FOLLOW target market anda secara manual, sehingga ketika target market anda tertarik dengan akun ataupun produk yang anda tawarkan, mereka akan melakukan Follow balik terhadap akun anda. atau dengan cara posting terus menerus sehingga membuat target market anda tertarik untuk memfollow akun anda karena akun Instagram anda selalu update.
Pastinya dengan cara No 2 di atas :
  • Sangat melelahkan, di Instagram memiliki batas FOLLOWING sebanyak 7500, Yakin anda akan melakukan follow manual target market anda sebanyak 7500 ? Pastinya JARI ANDA BISA KRITING kalau anda melakukan hal ini, ya Kan ?.
  • Menghabiskan waktu, untuk FOLLOW 7500 target market atau posting secara berkala itu pastinya membutuhkan waktu yang lumayan lama, apalagi di lakukan dengan cara MANUAL. Yakin anda akan MENGHABISKAN WAKTU ANDA HANYA UNTUK INI ? Ya, pastinya tidak donk ? ya Kan ?.
Selain itu untuk mendapatkan FOLLOWER di INSTAGRAM :
  1. Posting di jam-jam yang FOLLOWER anda sedang aktif.
  1. Unfollow target market yang tidak jadi FOLLOWER anda.
  1. Like foto-foto FOLLOWER atau calon FOLLOWER anda untuk memancing interaksi.
  1. Komen di foto-foto FOLLOWER atau calon FOLLOWER anda untuk lebih mempererat hubungan dan meningkatkan interaksi.
  1. Kirim Pesan Pribadi (Direct Message) kepada FOLLOWER atau calon FOLLOWER anda untuk menawarkan produk atau jasa anda.
  1. Gunakan HASHTAG yang tertarget dan sering di gunakan oleh KOMPETITOR ANDA.

Apakah anda yakin melakukan semua itu dengan CARA MANUAL ?
Mungkin anda bertanya apa sih GRAMCASTER ? Ya, disini saya akan menjelaskan kepada Anda apa itu GRAMCASTER.
Gramcaster merupakan sebuah APLIKASI untuk mengotomatiskan Akun-Akun INSTAGRAM Anda agar dapat melakukan promosi di Instagram secara OTOMATIS. Anda hanya perlu menghabiskan waktu 5 MENIT dan akun-akun INSTAGRAM anda akan bekerja secara otomatis.
Dengan menggunakan GRAMCASTER, Akun-Akun INSTAGRAM anda dapat melakukan :
  • Auto Follow 
  • Auto Unfollow
  • Auto Like
  • Auto Comment
  • Auto Direct Message (DM)
  • Auto Repost
  • Schedule Post
  • Riset Target Market dan Hashtag
Ini fitur lengkap GRAMCASTER yang harus anda ketahui yang dapat membantu ANDA melakukan :
  1. Schedule Post Foto/Video
  1. Auto Follow Follower
  1. Auto Follow Following
  1. Auto Follow List
  1. Auto Unfollow Terlama
  1. Auto Unfollow Terbaru
  1. Auto Unfollow Follback 
  1. Auto Unfollow Notfollback
  1. Auto Like Timeline
  1. Auto Like Hashtag
  1. Auto Like List
  1. Auto Comment Timeline
  1. Auto Comment Hashtag
  1. Auto Comment List
  1. Auto Direct Message List 
  1. Auto Repost By Account Target
Dengan Menggunakan GRAMCASTER anda dapat :
  • Melakukan postingan terjadwal baik Foto atau Video, sehingga anda tidak perlu untuk repot-repot posting di jam yang anda inginkan.
  • Melakukan FOLLOW target market anda secara otomatis.
  • Melakukan UNFOLLOW target market anda yang tidak melakukan FOLLBACK.
  • Melakukan LIKE foto-foto target market anda secara otomatis.
  • Melakukan COMMENT foto-foto target market anda secara otomatis sesuai dengan keinginan anda.
  • Melakukan DIRECT MESSAGE target market anda secara otomatis, sehingga anda dapat menawarkan produk atau jasa yang anda jual langsung ke Target Market anda.
  • Melakukan REPOST foto-foto target market anda secara otomatis, sehingga anda tidak perlu repot untuk selalu mengupdate akun Instagram anda.
  • Melakukan RISET target market dan hashtag, sehingga anda tidak ada lagi yang namanya salah target market.
Jawabannya, Pasti TIDAK !!!
Kabar baiknya, Kini Hadir GRAMCASTER !!!
MILIKI SEGERA APLIKASI GRAMCASTER DENGAN BANYAKNYA FITUR KEREN !!!
APA YANG DAPAT DILAKUKAN DENGAN GRAMCASTER ?


Download Sekarang




Ternyata Trik Ini Ampuh Meningkatkan Penjualan di Media Sosial



Bagi pebisnis online, baik itu dropshiper maupun reseller yang menggunakan internet sebagai saluran penjualan tentu sangat peduli dengan jumlah trafik yang bisa didatangkan setiap harinya. Karena dari trafik itulah akan muncul minat pembeli dan terjadinya transaksi penjualan. Salah satu sumber trafik yang paling mudah dimanfaatkan adalah sosial media.

Sudahkah Anda memanfaatkan akun sosial media untuk meningkatkan penjualan dan membesarkan bisnis Anda dalam jangka panjang? Kalo belum wahhh rugi banget deehh...

Dengan semakin banyaknya pengguna sosial media yang terus bertumbuh setiap harinya, tentu saja ini bisa kita jadikan sebagai kolam trafik. Artinya, Anda bisa mendatangkan pengunjung dari sosial media untuk menambah trafik website atau toko online Anda.

Ada tiga proses dalam menjaring trafik dari sosial media hingga membuahkan transaksi untuk penjualan produk Anda. Saya akan ulas ketiganya secara singkat saja.

Trafik Generate


Proses ini adalah cara mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya. Anda perlu membuat website maupun toko online Anda ramai pengunjung. Bisa dengan cara optimasi SEO atau melalui iklan berbayar. Upayakan menjaring pengunjung website yang memang sesuai dengan target Anda. Misalnya Anda menjual perlengkapan bayi, tentunya wanita bisa menjadi target yang lebih baik daripada pria.

Trafik Leads


Dari sekian banyak pengunjung website, pastinya tidak seluruhnya benar-benar tertarik dengan produk Anda. Beberapa dari mereka ada yang pergi begitu saja, dan sebagian lagi tertarik dengan produk dan penawaran yang Anda jual. Tanda terjadinya trafik lead, bisa berupa invite kontak BBM dan aplikasi messenger Anda lainnya. Atau ketika calon pembeli menghubungi Anda melalui email maupun telfon langsung.


Trafik Konversi


Dari beberapa leads yang masuk, selanjutnya Anda perlu melakukan konversi. Mengubah mereka menjadi pembeli produk Anda. Banyak sekali penjual online yang belum optimal melakukan konversi ini. Kebanyakan mereka menjadi pasif saat berinteraksi dengan calon pembeli.

Lalu pertanyaan besarnya, bagaimana cara melakukan ketiga hal diatas dengan mengandalkan media sosial?

Saya akan mulai menjelaskan dari langkah yang paling dasar. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda yang baru saja memulai bisnis online agar bisa mengikuti step by step yang akan saya jelaskan sesaat lagi.

Di bawah ini adalah salah satu contoh sahabat saya yang berhasil closing dengan soft selling. Dia baru pertama kali memulai jualan, dan ini pengakuannya melalui chat WA

testimoni soft selling jualan online

Behavior Pengguna Media Sosial


Perilaku masyarakat kita dalam menggunakan media sosial sangat berpengaruh dalam menentukan bagaimana cara berinteraksi dengan mereka. Kebanyakan orang saat ini menggunakan media sosial sebagai kebutuhan eksistensi.

Mungkin Anda sering melihat, apapun aktivitas yang dilakukan orang-orang, mereka senang upload foto atau sekedar menulis status di Facebook untuk menunjukkan eksistensi dirinya dimata orang lain. Interaksi seperti ini pada akhirnya seolah-olah membentuk satu kebiasaan, jika kita ingin mengetahui kabar terbaru seseorang maka cukuplah dengan mengintai update terbaru di akun media sosial orang tersebut.

Dalam bahasa kerennya kita sering menyebutnya dengan "kepo". Ya, seperti itulah behavior (perilaku) umum masyarakat saat ini dalam menggunakan media sosial.

Ini merupakan insight (wawasan) bagi kita sebagai penjual online. Terutama dalam membuat postingan produk yang sedang kita pasarkan. 

- Soft Selling


Mulai saat ini, rubahlah gaya Anda ketika menulis kalimat promo di media sosial, dari hard selling menjadi soft selling. Saya tidak akan panjang lebar menjelaskan perbedaan keduanya, secara sederhana, soft selling adalah gaya jualan tapi tidak terlihat seperti jualan. Atau bahasa lainnya kita tidak vulgar dalam menawarkan produk kita.

Caranya?

Kemas kalimat Anda menjadi cerita menarik yang membuat penasaran orang lain. Sehingga secara tidak sadar mereka membaca seluruh postingan Anda sampai habis. 

Baca juga: Begini Cara HALAL Memanfaatkan Kompetitor untuk Keuntungan Bisnis Anda

Menurut Anda, apa penyebab sinetron dan telenovela masih tetap laku di Indonesia? 

Jawabannya ya itu tadi, karena masyarakat kita ini kepo. Memiliki rasa penasaran terhadap kisah selanjutnya. Setiap episode ditunggu-tunggu, hanya sekedar ingin mengetahui bagaimana lanjutan ceritanya. Walhasil, saat ini di TV muncul tuh telenovela-telenovela import, misalnya drama Turki dan India yang sangat digemari oleh masyarakat, padahal kalo saya pribadi, nontonnya aja males.. karena ggerakan mulut sama suaranya kan gak sama. :) 

Disipilin ilmu yang secara umum mempelajari cara menulis disebut dengan "copywriting". Silahkan, Anda bisa browsing di google untuk menggali lebih dalam lagi mengenai hal tersebut.

Sampai disini, di benak Anda mungkin mulai muncul pertanyaan "bagaimana menerapkan soft selling di media sosial?"

Yuk lanjutkan lagi untuk membaca yaa.

Cara Jualan Soft Selling di Media Sosial


Soft selling yang paling mudah adalah dengan membuat story telling (bercerita). Apa yang harus Anda angkat sebagai bahan cerita? Tentunya akan lebih baik lagi jika topiknya seputar kehidupan diri Anda, dan pilihlah cerita yang berkaitan dengan produk Anda.

Misalnya, Anda menceritakan bagaimana perjuangan Anda ketika mendapatkan pelanggan pertama pada saat baru memulai jualan online. Atau Anda bercerita betapa menyebalkan ketika harus mengantri panjang di agen ekspedisi pengiriman saat akan mengirim produk pesanan kepada pembeli.

Mungkin Anda Tertarik Ini : 3 Cara Promosi Murah untuk yang Minim Modal

Pada saat Anda bercerita, sebutlah merk produk, sebut juga keunggulan produk Anda dibandingkan yang lain.

Dengan cara ini, mereka yang membaca kalimat soft selling akan berfikir bahwa mereka sedang membaca kisah diri Anda, padahal sebenarnya....secara tidak sadar mereka sedang diajak untuk mengetahui produk apa yang Anda jual. Oiyal, jangan lupa, upload juga fotonya yang sesuai dengan cerita Anda.

Sampai sini makin paham kan?

Soft selling itu salah satu cara meningkatkan traffik generate. Karena sifatnya soft, maka tidak ada ajakan untuk membeli. Biarkan secara natural orang melihat, menyimak dan menjadi tertarik dengan produk Anda.

Kalau orang cuma baca doang, lalu kapan bisa jualannya dong?

Nah! disini seni nya. Ajakan untuk membeli justru timbul dari si pembaca itu sendiri, bukan dari kita sebagai penjual. Biasanya si pembaca bakal komen "eh itu dimana belinya? mau dooong.." 

Saat sudah seperti itu barulah Anda kasih kontak jualannya, misalnya memberikan nomor WA atau LINE, dan lanjutkan ngobrol dari media tersebut untuk menuju proses CLOSING.

Saya yakin Anda sudah semakin paham sekarang. Mari lanjutkan membacanya.

- Judul Heboh


Makin heboh kalimat pertama, makin membuat orang penasaran untuk membaca kalimat selanjutnya. Apalagi kalau kalimatnya bernada kontroversial. Misalnya, "Hampir aja saya tonjok tuh orang"

Anggaplah kalimat pertama yang Anda tulis sebagai judul. Oiyaa judul disini bukan seperti judul artikel yaa, apalagi judul skripsi. Bukan, tapi kalimat pertama. Kita anggap itu sebagai judul yang harus memancing rasa penasaran dan mengaktifkan tombol "Kepo Mode On" kepada si pembaca.

- Topik Privasi


Semakin privasi, semakin orang lain kepo abiss terhadap apa yang Anda tuliskan di media sosial. Aneh memang yaa.. orang-orang cenderung lebih suka melihat tulisan orang lain yang nyerempet-nyerempet ke aib pribadi. 

Topik ini harus dikemas sedemikian rupa, agar pada awal kalimat terkesan hal tabu dan negatif namun secara keutuhan cerita ternyata hal yang positif. Bagi Anda yang masih belajar menulis story telling, mesti hati-hati, jangan sampai jadi beneran cerita aib sendiri di media sosial nih.

Okey.. sampai disini dulu yaa, sudah kepanjangan nih menulis artikelnya. Mungkin tidak semua apa yang saya tulis bermanfaat untuk Anda, tapi semoga ada satu atau dua point yang menjadi inspirasi untuk Anda belajar lebih giat lagi.

Dengan kesaksian salah satu sahabat saya diatas, semoga bisa menjadi penyemangat untuk Anda belajar soft selling, agar penjualan terus meningkat karena dengan soft selling lebih mudah menjangkau banyak prospek calon pembeli.

Oiya.. mau saya contohkan bagaimana menulis soft selling untuk jualan? Kalau mau silahkan tinggalkan komentar "MAUUUU" di kolom bawah artikel ini yaaa..

Baca Juga: Mau Penghasilan Tambahan 3-5 Juta Tiap Bulan?