Tampilkan postingan dengan label Cerita Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Harian. Tampilkan semua postingan

Peka Itu Bukan Cuma Sama Pasangan, Tapi Sama Market Bisnis Juga


"Kamu kok ga peka sih?"

Sering kan yaa kita dengan kalimat tentang kepekaan biasanya diucapkan dari seseorang kepada pasangannya. Dari istri ke suaminya, dari si pacar ke pasangannya. Dan kebanyakan yang dituntut peka biasanya pihak pria. Haha

Padahal, berbicara mengenai peka atau tidak peka bukan saja diperlukan oleh sepasang kekasih. Tapi juga bagi seorang owner bisnis. Mesti peka terhadap perkembangan situasu terbaru. Karena perubahan pasti terjadi, baik dari target market, trend, dan juga perubahan perilaku.

Banyak owner bisnis yang tidak peka dalam menyikapi perubahan-perubahan yang berkaitan langsung dengan bisnisnya. Akibatnya, ketika perubahan terjadi tidak dapat mengantisipasi dengan baik. Bisnisnya tergilas oleh perubahan, target market menjadi bias ditengah perjalanan, trend penjualan terus menurun karena strategi bisnis kompetitor bergerak lebih cepat dan akurat.

Lalu bagaimana meningkatkan kepekaan dalam melihat prediksi trend, perubahan market atau yang lainnya? Salah satu caranya adalah dengan mengamati data yang terus bergerak. Baik data sales maupun data marketing. 

Jika saat ini Anda belum membudayakan mencatat setiap transaksi yang masuk maupun keluar, maka mulailah untuk melakukannya sejak sekarang. 

Karena dari data tersebut kita bisa mengamati produk mana yang terjual lebih cepat, setiap hari apa penjualan naik atau turun. Data-data yang terkumpul tersebut akan menentukan keputusan kita selanjutnya. Ketika pemasukan lebih sedikit dari pengeluaran, maka kita harus memangkas beban dan biaya-biaya. 

Bisnis tidak bisa hanya dikira-kira, bisnis perlu diukur dengan data. Pastikan keputusan yang Anda buat sudah berdasarkan data yang ada. 

Sudah siap menjadi owner bisnis yang "peka" terhadap perubahan?

NGERII..!! Jual Cireng Omset 250 Juta Perbulan

rujak cireng, cireng kuah, cireng kuah bandung

Saya mendapatkan banyak insight berharga pada saat mengikuti seminar wirausaha yang diadakan oleh Lembaga Daarul Qur'an di Mesjid Istiqomah, Bandung. Mengikuti seminar memang tidak serta merta membuat omset penjualan bisnis kita melonjak. Namun berawal dari sana pengetahuan kita bertambah, spirit kita meningkat dan relasi kita pun semakin meluas karena bertemu dengan peserta seminar lainnya.

Saat acara berlangsung ada 3 narasumber yang memberikan tisp dan membagi pengalaman mengenai usaha masing-masing. Pada kesempatan ini saya hanya akan menceritakan salah satunya saja. Bagaimana seorang Rex Marindo membesarkan usaha UpNormal dan Nasi Goreng Mafia di Bandung.

Warunk Upnormal adalah nama salah satu brand franchise yang cabangnya sudah ada di berbagai kota besar di Indonesia. Dengan konsep warung anak muda yang menawarkan tempat nongkrong santai sambil menikmati makanan dan minuman yang sudah sangat memasyarakat seperti kopi, susu, roti bakar dan indomie rebus. Upnormal sendiri memiliki tag line Pelopor Indomie Kekinian.

Dalam membesarkan usaha kulinernya, Rex tidak sendirian. Kerjasama tim menjadi salah satu faktor keberhasilannya selain kreatifitas dan strategi branding yang digunakannya.

Ada satu hal yang paling menarik perhatian saya saat mengikuti seminar Bang Rex. Salah satu menu makanan yang dijual, ada yang bekerjasama dengan seorang ibu pemilik usaha rujak cireng. Dengan banyaknya cabang Warunk Upnormal di berbagai kota besar, rupanya menjadi distribusi pemasaran efektif memasarkan cireng milik si ibu tadi.

Hal yang paling mengejutkan adalah, omset perbulan Cireng Bandung yang dijual di semua Warunk Upnormal sanggup menembus hingga 250 jutaan. Dengan keuntungan bersih sekitar 50% atau 125 juta. Woow ini angka yang sangat fantastis bagi penghasilan seorang ibu rumah tangga.

Dari sini saya belajar bahwa betapa saluran distirbusi sangat memberikan peranan vital dan menjadi penentu dalam meningkatan penjualan. Apalagi cireng buatan si ibu tersebut memang masih terhitung usaha baru. Dengan usaha yang masih baru, namun saluran distribusi sudah kuat dan mumpuni sekelas Warunk Upnormal ternyata mampu menjadi salah satu penyebab pendongkrak rejeki mengalir deras.

Apapun jualan Anda, masih baru atau sudah lama. Usahakan mencari saluran pemasaran yang sudah luas. Salah satunya bisa bergabung numpang jualan dengan tempat-tempat usaha lain yang sudah berjalan lebih dulu. Bermitralah, gunakan sistem bagi hasil dengan pemilik usaha yang cabangnya sudah banyak tersebut. Seperti yang dilakukan oleh pemilik usaha cireng rujak yang menggandeng warunk Upnormal sebagai mitra penjualan.

Memang tidak mudah untuk melakukannya. Namun dengan usaha yang pantang menyerah dan negosiasi halus dan saling menguntungkan, saya yakin jalan sukses pasti terbentang lebih nyata.

Oh, Ternyata Mark Zuckerberg Pendiri Facebook "Berguru" Kepada Salah Satu Ilmuwan Muslim yang Satu Ini


foto pemilik facebook mark zuckerberg

Mungkin Anda tidak pernah menyangka sebelelumnya, bahwa kesuksesan Mark Zuckerberg dalam membuat Facebook sebagai media sosial terpopuler di dunia saat ini adalah hasil dari "berguru" kepada salah satu ilmuwan Muslim. Informasi selengkapnya, silahkan Anda lanjutkan membaca artikel yang dilansir dari islampos.com berikut ini.

Tokoh Mark Zuckerberg bukanlah tokoh asing di telinga mereka yang bersentuhan dengan media sosial (medsos). Mark adalah pemilik Facebook yang dengannya sudah mengantarkan ia menjadi salah satu orang muda terkaya di dunia.

Dalam salah salah satu komentarnya yang tersebar di medsos, ia berkata,

"Saya heran ada orang-orang yang terlalu mengidolakan saya, padahal saya sangat mengidolakan ilmuwan Muslim Al-Khawarizmi karena tanpa Algoritma dan Aljabar, maka jangan pernah bermimpi ada Facebook, WhatsApp, BBM, Line, games bahkan komputer.”

Lalu, siapa Al-Khawarizmi?


Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi, dilahirkan di Uzbekistan(194 H/780 M) dan wafat di Baghdad (266 H/850 M). Dia adalah perintis dalam ilmu matematika dan ilmu-ilmu pasti yang lain.
Al-Khawarizmi adalah pelopor dalam penggunaan angka nol dalam matematika yang dikenal dengan nama algoritma. Ia menulis buku babon tentang matematika, yaitu “al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabar wa al-Muqabalah (Kompendium tentang Hitung Aljabar dan Persamaan, tahun 825 M).

Namun, Eropa baru mengenalnya pada tahun 1140 M atas jasa Robert Chester yang menerjemahkan kedalam bahasa Latin dengan judul ”Liber Algebras et Almucabola”. Sampai saat ini, metode Al-Khawarizmi masih tetap digunakan, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan Algorism (urutan logis pengambilan putusan untuk pemecah masalah).

Mengapa Algoritma menjadi penting? Ini karena angka-angka Romawi, yang digunakan oleh bangsa-bangsa Eropa waktu itu tidak punya angka nol, jadi tidak bisa dipakai untuk angka-angka persepuluhan atau angka-angka di belakang koma. Angka Romawi juga tidak mungkin dilakukan penjumlahan dari atas ke bawah, dan hanya bisa dilakukan dengan cara Algoritma.

Selain itu, Al-Khawarizmi juga yang mengenalkan konsep Trigonometri yang terdiri dari sinus (sin), cosinus (cos), tangens ( tan), cotangens (cot), secan (sec) dan cosecan (cosec). Trigonometri adalah nilai perbandingan yang didefinisikan pada koordinat segitiga siku-siku. Dia juga menemukan rumus untuk memecahkan persamaan kuadrat.

Baca Juga: Iklan Facebook Memang Penting, Tapi Itu Bukan yang Terpenting Bagi Seorang Pengusaha

MasyaAllah.. begitu banyak sekali buah pemikiran ilmuwan muslim yang sampai saat ini masih digunakan diberbagai aspek kehidupan dunia. Selain Al Khawarizmi, ada juga Ibnu Sina (980-1037 ) dikenal juga sebagai "Avicenna" di Dunia Barat sebagai seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter kelahiran Persia (sekarang Iran). 

Sebagai umat muslim saya sangat bangga dengan hal ini. Saya kira penting untuk diketahui oleh anak cucu kita yang mungkin saat ini lebih banyak mengetahui ilmuwan non muslim saja yang didapatnya dari berbagai buku-buku di sekolahnya. Setidaknya, anak-anak kita mengetahui bahwa Islam memegang peranan penting dalam sejarah peradaban science di dunia.

Sumber: https://www.islampos.com/ternyata-mark-zuckerberg-berguru-pada-al-khawarizmi-21811/

Omset Merosot? Coba Kaji Ulang Hakikat Bisnis dan Marketing Ini

mengatasi omset penjualan menurun

Baru 4 tahun Saya terjun sebagai full internet marketer. Sampai detik ini pun masih terus belajar. Setiap hari adalah belajar dan menemukan hal baru.

Dan selama perjalanan itu ada hal menarik yang mungkin bisa menjadi inspirasi Anda. Saya ingin sedikit bercerita, boleh?

Awal terjun di internet marketing saya belajar banyak hal tentang blogging dan SEO website. Fokus terhadap hal-hal teknis. Sebagian besar waktu habis untuk browsing google, praktek..praktek..dan praktek.

Saat itu memang belum terlalu memikirkan tentang uang. Karena saya masih kuliah dan sebagian biaya hidup masih disupport oleh orang tua. Hingga akhirnya, mulailah terfikir dengan kebutuhan hidup yang mau tidak mau sudah harus belajar mandiri.

Setiap menulis blog orientasi saya adalah uang..uang..dan uang. Saya pernah menjadi penulis lepas artikel, dan penulis konten blog seorang publisher.

Saya pernah dalam satu bulan mendapatkan upah hasil menulis 2 juta rupiah. Dalam hati saya saat itu, berapa yang dihasilkan oleh sebuah blog sehingga pemiliknya sampai rela membayar saya untuk menulis sampai 2 juta perbulan. Tenyata, setelah saya mempelajari blog tersebut dipasang iklan Google Adsense. Dari situlah sumber penghasilannya.

Dan sempat saya mendengar bahwa penghasilan bersih dari blog tersebut adalah 40-60 juta rupiah. Tergantung banyaknya pengunjung yang klik iklan google didalamnya.

Dari situ, saya penasaran dan memutuskan untuk berhenti menjadi penulisnya. Dalam hati saya, kalau saya bisa menulis di blog sendiri tentulah penghasilan saya jauh lebih besar. Saking asiknya mengejar target menulis, saya jadi melupakan pemilik blog tadi dan lost contact. Saya benar-benar menjadi orang yang seperti tidak pernah bekerjasama dengannya.

Maka mulailah saat itu membangun blog berbayar yang memang khusus untuk pasang iklan google. Berbekal dari belajar otodidak, saya dapat dengan mudah membuat blog pertama saya. Saat itu menulis blog berbahasa inggris. Karena memang target visitor dari luar negeri (USA).

Tapi apa yang terjadi?

Penghasilan saya tidak sebesar penghasilan dia. Memang sempat beberapa kali cair, namun dengan nominal 1 juta dan sekitar itu saja. Tidak pernah menembus angka puluhan juta. Dan tak lama dari itu, trend bisnis online sebagai penayang iklan ini diterpa badai banned sepihak oleh google.

Bisnis ini menjadi tenggelam dalam seketika. Semangat saya pun ikutan tenggelam, dan mulai melirik peluang bisnis online lainnya.

Semenjak saat itu saya sering gonta-ganti bisnis online. Bukan mencari yang cocok dengan passion saya sebagai pebisnis tapi lebih tepatnya ikut-ikutan trend. Akhirnya tidak ada satupun fokus bisnis saya.

Hingga saya putuskan untuk menggabungkan antara bisnis online dan bisnis offline. Sumber pendapatan dari offline, namun sumber promosi memanfaatkan media online.

Ternyata bisnis model ini lebih long last..dan lebih nyata.

Kenapa saya bilang nyata?

Karena dalam mengembangkan bisnis saya mendapatkan networking yang secara tidak sengaja saya temukan. Saya jadi mengenal pengrajin produk A, lalu jadi tahu pusat produk B, lalu saya kenal dengan si C yang bisa menularkan semangat marketingnya kepada saya.

Begitu terus sampai sekarang..
Networking adalah hakikat kunci bisnis. Apapun produk/jasa yang Anda jual.. membangun networking itu penting.

Dan silaturahmi adalah hakikat dari marketing. Apapun media promosi Anda, membangun silaturahmi itu sangat perlu.
Saya jadi menyadari atas kesalahan saya saat memulai bisnis online seperti yang saya ceritakan diatas. Begitu mudahnya melupakan networking, karena fokus terhadap profit. Padahal profit akan terjadi dengan sendirinya seiring dengan networking bisnis yang terjaga dan meluas.

Itulah sebabnya dalam agama saya (Islam) mengatakan:

”Siapa yang ingin rezekinya diperluas dan umurnya panjang maka hendaknya ia bersilaturahmi.”
(HR. Bukhari)

Tidak setiap permasalahan rejeki datangnya dari masalah teknis seputar pekerjaan dan bisnis Anda. Penjualan menurun bukan serta merta karena ketidakbecusan CS Anda melayani pelanggan.

Bisa jadi rejeki kita sempit karena kita jarang bersilaturahmi. Saya kira ini masuk akal, karena dengan bertemu banyak kawan dari sanalah akan ada informasi dan inspirasi baru yang kita terima.

Sobatpreneur...

Apakah saat ini Anda merasakan jenuh, tidak bersemangat dalam merintis/menjalankan bisnis?

Jika Anda berada di Bandung, saya ingin mengundang Anda datang pada acara kopdar ke-7 BaIM (Bandung Internet Marketer). Berjumpa dengan teman baru itu menyenangkan, berdiskusi seputar bisnisnya. Saling mencurahkan permasalahan dan juga memberi solusi.

Namun saat ini hanya akan diadakan di Bandung saja. Dengan konsep obrolan santai, jadi tidak perlu malu-malu bagi Anda yang pertama kali ingin datang.

Silahkan kunjungi link ini untuk mendapatkan undangan KopDar BaIM #7


Kumpulan DP BBM Animasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2016

Beberapa hari lagi Idul Fitri 2016 segera tiba. Sudah menjadi adat di masyarakat untuk saling mengucapkan selamat hari raya idul fitri. Apalagi saat ini sudah semakin banyak media chat messenger sebagai perantara untuk menyampaikan ucapan ini kepada para saudara dan kerabat.

Kumpulan DP BBM animasi ucapan selamat idul fitri berikut ini mungkin akan membantu Anda yang ingin memberikan ucapan melalui BBM. Silahkan download gambarnya, sebagai DP BBM saat hari Lebaran tiba nanti.

Untuk download dari PC/laptop, klik kanan pada gambar lalu pilih "save image as.."
Untuk download dari smartphone, caranya tekan beberapa detik pada gambar, lalu kemudian pilih "simpan gambar sebagai.."











Kopdar BaIM 5 - My Business My Adventure

baim - bandung internet marketer

Dalam satu acara rutin kopi darat komunitas Bandung Internet Marketer (BaIM) yang diadakan pada tanggal 14 November 2015 di B'Shelter cafe milik salah satu anggota BaIM kemarin, saya bersama teman-teman yang hadir mendapatkan pencerahan yang begitu luar biasa.

Pada kesempatan itu hadir dua orang pembicara yang sudah cukup sukses di dunia bisnis. Tentu saja ini bisa menjadi satu 'suplemen' spirit bagi para peserta yang hadir. Bagaimana tidak, 2 orang pembicara sekaliber pak Ir Erfiansyah sebagai pakar marketing strategi dan mas Raja Afrialdho sebagai pakar online networking seakan menjadi sumber mata air di tengah gurun pasir. 

Ir Erfiansyah pakar marketing strategi


Pembicara pertama Ir Erfiansyah, atau lebih akrab di panggil Kang Fian, berhasil membakar suasana dengan topik entrepreneurship disertai dengan berbagi kisah lika-liku dirinya saat mengawali bisnis pada masa kuliah. 

Inti dari membangun pondasi bisnis pada dasarnya adalah membangun mental terlebih dahulu. Jika mental sudah tahan banting, niat sudah bulat, maka akan selalu saja ada cara untuk mendaki puncak kesuksesan.

Jangan pernah ragu untuk bermimpi besar, karena dengan mimpi itulah kita akan memiliki tenaga ekstra untuk terus bergerak. 95% bisnis pada dasarnya terletak pada mindset pemilik bisnis, dan sisanya 5% adalah hal teknis. Perlu dicatat bahwasanya hal teknis bisa didelegasikan kepada tenaga ahli/karyawan, sedangkan mindset dan impian itu tidak bisa didelegasikan. Anda harus membangun mimpi dan menguasai mindset Anda sendiri.

Jika Anda adalah seseorang yang sangat ingin memulai bisnis namun saat ini tidak memiliki modal awal, berikut ini ada satu pesan penting yang mungkin akan mengejutkan Anda saat membaca artikel ini. 
ketika pertama kali memulai bisnis janganlah sekali-kali memikirkan modal, karena sudah bisa dipastikan akan berujung mentok
Kang Fian berpesan secara tegas kepada audiens saat itu, bahwa ketika pertama kali memulai bisnis janganlah sekali-kali memikirkan modal, karena sudah bisa dipastikan akan berujung mentok. Jika kita memikirkan modal berarti kita sedang fokus dengan keterbatasan kita terhadap kondisi, bukannya fokus terhadap kelebihan kita. Menurutnya, antara mimpi Anda dimasa yang akan datang, tidak ada kaitannya dengan kondisi saat ini.

Boleh jadi sekarang Anda pengangguran, bisa jadi sekarang Anda mahasiswa, bisa saja saat ini Anda hanya pegawai, buruh atau karyawan biasa. Tapi jangan sampai status saat ini menghalangi mimpi Anda di masa yang akan datang akan seperti apa dan akan menjadi siapa. Bermimpilah yang besar dengan keyakinan yang luar biasa.

presentasi bisnis online dari raja afrialdho


Setelah Kang Fian dilanjutkan oleh Mas Raja Afrialdho (CEO dan Founder Raja Sponsoring). Membahas mengenai konsep bisnis dengan memanfaatkan internet sebagai media pemasaran. Dengan pengalamannya di dunia internet marketing, dan sudah lebih dari 10.000 jam mempelajari dan mempraktekkan strategi marketing online, berhasil menarik perhatian kami.

Semua penjelasannya mengenai peluang bisnis menjadi seorang internet marketing, dipaparkan dengan bahasa yang singkat dan mudah dipahami.
Bisnis online itu seperti membuat kolam ikan, Anda harus membuat kolamnya, kemudian mengisinya dengan ikan-ikan pilihan dan barulah Anda bisa memancing di kolam tersebut dengan umpan dan kail yang tepat.
Selain quotes diatas, setidaknya ada 2 point penting yang bisa saya tangkap dari materi beliau. 
  1. Bisnis online adalah bisnis yang predictable, alias bisa diukur dan diprediksi. Dengan rasio perbandingan 1%. Artinya jika ada 100 visitor mengunjungi suatu website toko online Anda, maka akan ada 1 orang yang tertarik untuk membeli.
  2. Orientasikan bisnis Anda sebagai bisnis yang memberikan manfaat untuk banyak orang. Semakin bermanfaat akan semakin cepat kesuksesan menghampiri Anda.
Energi positif yang terpancar begitu jelas dirasakan oleh saya dan teman-teman komunitas BaIM (Bandung Internet Marketer). Mas Raja juga berpesan kepada audiens untuk terus mempertahankan komunitas BaIM ini. Mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang pastinya akan memberi impact positif pula terhadap bisnis masing-masing anggota komunitas.

Di akhir acara, tak lupa saya mewakili teman-teman memberikan cinderamata kaos "My Business My Adventure" kepada kedua pembicara, dan dilanjutkan dengan foto bersama.  

komunitas internet marketer bandung - baim

Bagi Anda yang berada di Bandung, dan ingin tergabung bersama komunitas BaIM, silahkan kontak saya melalui twitter @onino99 atau invite pin BBM 57BEADF3

BaIM ~ Learn & Share Community