Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online. Tampilkan semua postingan

Bisnis Dropship Semakin Menjamur, Persaingan Semakin Ketat? Ini Solusinya!

persaingan bisnis dropship online

Dengan semakin mudahnya orang-orang menjalankan bisnis dropship online, secara langsung berdampak juga terhadap peluang bisnis dropship itu sendiri. Sebesar apapun peluang jika sudah diserbu oleh banyak orang maka akan berubah menjadi peluang yang sempit. Ini adalah hukum alami yang terjadi pada banyak sektor bisnis.

Setiap pebisnis dropship dituntut bukan saja sekedar mau berkeja keras melainkan bekerja kreatif dan inovatif. Sekarang jamannya dropshipper kreatif yang dapat bertahan dan mengembangkan bisnisnya ke jenjang yang lebih besar lagi.

Apakah saat ini Anda menjalankan bisnis dropship?


Dan apakah Anda merasa terjadi penurunan penjualan dalam skala yang cukup signifikan?


Hati-hati, mungkin Anda sedang tergerus oleh persaingan bisnis dropship online yang saat ini semakin banyak orang menjalankannya. Persaingan harga semakin ketat, saling banting harga. Bahkan saya tidak menyangka, ada yang rela mengambil profit cuma 5 ribu rupiah saja dari keuntungan per penjualan. Pasar bisnis retail online saat ini sudah mulai berdarah-darah.

Sebenarnya situasi saat ini sudah pernah saya prediksikan melalui tulisan saya sebelumnya yang berjudul Menghadapi Persaingan Bisnis Online 2017

Bisnis dropship hanya mengandalkan reputasi terpercaya saja tidak cukup untuk membuat bisnis Anda bertahan. Sekarang saatnya berfikir kreatif untuk melahirkan inovasi baru, baik dalam pelayanan maupun kualitas produk.

Lalu bagaimana caranya?

Sebenarnya saya sudah pernah menuliskan tips-tips memenangkan persaingan tanpa harus banting-banting harga. Jika Anda melewatkannya, silahkan baca lagi disini >> 4 Cara Memenangkan Persaingan Tanpa Menurunkan Harga

Setelah Anda membacanya, silahkan lanjutkan lagi membaca artikel ini. Karena saya akan menambahkan beberapa tips yang berkaitan dengan teknis marketing. Namun sebelumnya, lebih baik kita ketahui dulu, point-point apa saja yang membuat persaingan saat ini menjadi semakin ketat.


1. Media Iklan Semakin Mudah dan Murah


Dulu Facebook Ads belum dikenal oleh banyak orang. Kalau sekarang berbeda kondisinya, ibu-ibu yang menjalankan bisnis dropship sudah mainannya ngiklan di Facebook. Dengan semakin mudah dan murahnya biaya iklan, membuat setiap orang bisa dengan mudah menembus target pasar.

2. Faktor Produsen yang Langsung Terjuan Jualan.


Semakin banyak marketplace dan juga e-commerce yang memiliki dana promosi cukup besar, membuat banyak perubahan terutama edukasi jual beli online di masyarakat luas. Akhirnya, para produsen pun bisa langsung berjualan.

Kalau dulu, dari produsen membutuhkan dustributor yang akan menyalurkan barang hingga ke tangan konsumen. Kini, produsen bisa langsung berhubungan dengan konsumen karena market jual beli online sudah terbentuk dan dikenal oleh masyarakat.

3. Kemudahan Daftar Dropship/Reseller Online dan Gratis


Belum lagi para pemilik produk atau toko online yang memberikan kemudahan kepada setiap orang yang ingin bergabung menjadi reseller. Kalau dulu, untuk bergabung menjadi reseller ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, bahkan sampai harus membayar biaya pendaftaran. Tapi sekarang semua itu sudah tidak berlaku. Daftar dropship gratis. Siapapun bebas dan mudah menjadi reseller.

Nah setelah kita mengetahui tiga faktor diatas, kini semakin mudah bagi Anda untuk melakukan inovasi. Artinya, jangan sampai inovasi Anda masih bisa tergilas oleh ketiga hal tadi.

Inilah 3 solusi kreatif untuk bisnis dropship online di tengah ketatnya persaingan saat ini!


1. Saatnya bergeser dari dropshipper menjadi stockist


Jika saat menjadi reseller dropship Anda tidak harus melakukan stok produk, dengan semakin ketatnya persaingan saat ini Anda sudah dituntut melakukan stok produk sendiri. Pilihlah produk-produk yang fast moving (cepat terjual). Lalu beli ke produsen dalam jumlah yang banyak.

Saat Anda belanja stok produk, harus diikuti dengan negosiasi penurunan harga beli. Minta ke produsen untuk menurunkan harga karena Anda sudah membeli dalam jumlah yang banyak sekali transaksi.

Misalnya, Anda reseller dropship hijab online. Biasanya membeli satuan dari produsen seharga Rp 50ribu. Anda bisa meminta harga turun menjadi 40ribu bahkan 35ribu saat membeli 20 pcs hijab dengan motif yang sama.

Untuk harga silahkan negosiasi, fleksibel. Angka diatas hanya sebagai contoh saja agar semakin jelas Anda menyimak pemaparan ini.

Dengan turunnya harga beli, maka Anda bisa menarik keuntungan lebih besar dari biasanya. Atau jika diperlukan Anda bisa menurunkan harga jual dengan alasan promo cuci gudang atau apapun.

2. Mulai merancang produksi sendiri


Dari sekian banyak produk yang laku terjual, cobalah Anda fikirkan bagaimana caranya Anda bisa memproduksi sendiri produk tersebut. Karena dengan memproduksi sendiri, keuntungan penjualan Anda akan jauh lebih besar lagi.

Untuk memproduksi produk sendiri memang tidak bisa langsung serta merta berjalan mulus. Karena ilmu produksi dan jualan adalah dua hal yang berbeda. Anda harus benar-benar paham mengenai harga bahan, ongkos produksi, harga kemasan dan sebagainya.

Lakukan pendalaman terlebih dahulu dengan cara perbanyak bergaul dengan produsen produk Anda. Jika di sekitar Anda memang ada pengrajin atau perusahaan yang dapat memproduksi produk yang Anda jual itu lebih bagus. Artinya proses belajar dapat Anda lakukan sesegera mungkin.

3. Kembangkan media marketing lebih luas lagi


Jika saat ini Anda mengandalkan media promosi hanya melalui media sosial seperti instagram dan facebook. Kini sudah saatnya Anda melirik media pemasaran lainnya yang lebih sustainable. Kira-kira media apa yang belum Anda punya? Yup! Jika Anda belum memiliki website, sekaranglah saatnya. Meskipun kompetitor yang lain sudah memilikinya sudah lama, Anda belum terlambat untuk membangun website.

Ingat! Website bukan sekedar memiliki domain dan bisa diakses saja. Website yang baik adalah yang dapat menjadi daya ungkit konversi penjualan. Jangan asal memiliki website namun tidak berpengaruh untuk bisnis Anda. Karena sebenarnya, membuat website itu mudah. Tapi yang sulit adalah bagaimana website tersebut ramai pengunjung setiap harinya. 

Jika Anda pernah membeli ebook saya yang berjudul >>Dropship Mastery<< disana saya memberikan bonus berupa video tutorial "Cara Membuat Website Toko Online Sendiri"

Isi tutorialnya sebagai berikut:



Anda bisa lihat sendiri kan? betapa mudahnya jaman sekarang membuat website.

Anda hanya perlu mengikuti tutorial video tersebut dan mempraktekkannya, voillaaaaa... website toko online Anda sudah bisa diakses hanya dalam hitungan jam. Asalkan Anda mau praktek! bukan hanya sekedar nonton saja.

Nah setelah Anda memiliki website, isi web tersebut dengan konten-konten yang bermanfaat. Tentunya konten yang diposting harus sesuai dengan produk yang Anda jual. Misalnya Anda selama ini sebagai reseller hijab online, maka buatlah tutorial cara memakai hijab dalam beberapa model yang sedang trendi.

Lihat! betapa website bisa merangkul lebih banyak orang. Dan jika konsisten terus dikembangkan diisi dengan informasi yang bermanfaat, website Anda akan menjadi base community. Jika Anda sudah memiliki komunitas sendiri, jualan produk bukan lagi hal yang sulit.

Saya kira sudah cukup jelas yaa pemaparan mengenai tips memenangkan persaingan bisnis dropship online tadi. Semoga saja ada manfaatnya untuk Anda. Jika memang dirasakan manfaatnya silahkan share artikel ini kepada teman-teman, agar manfaatnya semakin tersebar luas.




Mau Mulai Berjualan? Jangan Lupakan Riset Kompetitor. PENTING!


Seberapa penting riset kompetitor?


Ibarat kita mau perang, tapi kita tidak tahu musuh kita seperti apa, sekuat apa dan senjatanya apa.

Bayangkan saja, kita udah sangat percaya diri bawa pedang yang tajam dan panjang, yang sekali tebas 4 leher bisa putus. Setelah bertemu musuh di medan perang, eehh musuh yang kita hadapi udah pake roket, senjata pemusnah massal. Wkwkwk 😫

Nah... begitu juga dengan jualan.

Saat pertama kali memutuskan untuk berjualan, lalu segmen market yang kita bidik sudah ada banyak pemainnya, maka riset kompetitor harus lebih dulu dilakukan. Bahkan kita tidak perlu melakukan riset produk diawal, nanti saja.

Karena dari mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan kompetitor maka secara otomatis kita akan mendapatkan turunan strategi yang lebih rinci dan pada akhirnya menentukan produk kita. Produk seperti apa yang harus kita jual...

 

Riset produknya bagaimana...?


Kita bisa lakukan dengan cara yang paling sederhana saja. Kita membeli 4-5 produk kompetitor yang sudah populer dan sudah ada lebih dulu. Lalu kita analisa, apa kelebihan dan kekurangannya.

Tapi.. darimana kita tahu produk kompetitor yang populer?

Disini kita perlu pake data. Jangan cuma nebak, apalagi ngarang. Dan sekedar bocoran, data-data tersebut sudah ada banyak lhoo tersedia di internet. Mengenai data ini insyaAllah akan saya ulas lebih rinci lagi, tapi bukan sekarang yaaa.

Kita tinggal list datanya, lalu urutkan 5 produk dengan data rating dari tertinggi sampai ke yang lebih rendah. Kemudian kita order deh tuh produknya untuk dianalisa.

Dari 5 produk yang kita uji,cata apa saja kelemahan masing-masing. Kemudian urutkan, produk mana yang terbaik. Jadikan produk itu sebagai tolak ukur untuk kita membuat produk yang lebih baik

Voilaa..!! you've got it....

Ini artinya, kita hanya perlu membuat produk yang minimal bisa sama dengan yang sudah ada dan menutupi kelemahan-kelemahan mereka. Lebih bagus lagi punya satuuuuu saja keunggulan.😊

Sampai disini, kita sudah boleh 'mati-matian' riset produk.. kan arah nya sudah jelas, indikatornya sudah dapet, goalnya sudah bisa dihitung diatas kertas.

"Untuk memenangkan pertempuran, kita tidak perlu mengalahkan semua musuh. Bidik saja panglima perangnya..."

Dengan memahami produk kompetitor, kita dapat dengan jelas mendapatkan indikator cara menambahkan nilai tambah terhadap produk kita. Dengan begitu, kita pun akan penuh percaya diri ketika menjualnya.

Sudah dulu yah...  Saya akan bahas lebih dalam lagi mengenai riset kompetitor di channel telegram http://t.me/ilmudropship

Baca Juga: Kaya dari Bisnis Dropship, Kuasai dalam 9 Jam

Kaya dari Bisnis Dropship, Kuasai dalam 9 Jam

cara bisnis dropship online terpercaya

Bisnis dropship seringkali disebut juga dengan bisnis reseller tanpa modal. Tipe bisnis ini bisa dibilang relatif mudah bagi pemula yang ingin menjajal nikmatnya mendapatkan penghasilan melalui internet. Bahkan, tidak diperlukan kemampuan khusus semisal ahli dalam pemrograman maupun skill yang berkaitan dengan internet meskipun bisnis ini mengandalkan internet sebagai media promosi dan publikasinya.

Mengapa bisa begitu?


Karena pada dasarnya seorang pebisnis dropship hanyalah perantara yang mempertemukan antara supplier (pemilik barang) dengan calon buyer (pembeli). Memang sesederhana itu secara konsepnya. Anda hanya perlu mencari supplier online yang melayani sistem dropship, kemudian mencari calon pembeli yang bisa didapatkan dari kontak BBM, whatsapp atau follower instagram Anda.

Sesaat lagi Anda akan mengetahui bagaimana cara memulai menjalankan bisnis dropship terpercaya yang dapat menjual beraneka macam produk sesuai dengan kebutuhan calon pembeli Anda.

Namun sebelumnya, saya ingin menceritakan kepada Anda bagaimana peluang bisnis dropship ini dan seberapa besar potensi penghasilannya. Hal ini sangat penting untuk Anda ketahui agar Anda semangat belajar dan menjalankan prosesnya langkah demi langkah.

1. Akses Internet Semakin Mudah, Peluang Bisnis Dropship Semakin Menjanjikan


Siapa yang hari ini Hp nya belum menggunkan smartphone? Apakah ada diantara orang-orang sekitar Anda yang masih menggunakan Hp polyponic atau monochrome? Saya kira sudah tidak ada ya. Hampir semua pengguna telepon seluler menggunakan smartphone dengan basis OS Android atau IOS (Iphone).

Ini artinya, setiap orang dapat dengan mudah mengakses informasi hanya dalam genggaman saja. Terlebih lagi dengan semakin populernya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, path atau LINE. Semakin menambah peluang untuk bisa terhubung dengan orang-orang yang berada jauh dari rumah Anda.

Tidak perlu mencari prospek pembeli dengan mendatangi rumah mereka satu persatu. Anda bisa menjual produk kepada orang Bali meskipun Anda berada di Palembang. Dan menariknya lagi, supplier pengiriman produknya bisa saja berada dari Bandung atau Malang.

Teknologi benar-benar memanjakan pebisnis dropship. Untuk melakukan promosi dapat dilakukan melalui beberapa akun media sosial. Dan membuat akun media sosial pun gratis!! Tak peduli berapa banyak akun yang Anda punya, Anda tetap bisa menggunakannya dengan tanpa harus membayar. Kalaupun harus membayar ya Anda hanya membayar kuota internet saja.

2. Informasi Cepat Berkembang, Mempengaruhi Kebutuhan dan Perilaku Masyarakat


Mungkin saat membaca tulisan ini dalam benak Anda sudah ada rencana untuk memilih menjadi reseller dropship baju murah, atau ingin menjual makanan cepat saji yang bisa dikirim lintas pulau. Semuanya memiliki potensi yang sama dan menguntungkan.

Bayangkan, hanya dengan melalui media sosial Anda bisa tahu produk apa yang sedang trend di Bandung. Kemudian dengan sedikit usaha, Anda bisa mencari supplier dropship tangan pertama yang menyediakan produknya untuk Anda jual di kota Medan.

Dengan semakin mudah dan murahnya akses internet ternyata mempengaruhi perilaku dan kebutuhan setiap orang di berbagai daerah. Hanya diperlukan kreatifitas mengelola informasi yang Anda tahu dari internet kemudian mencoba membuka pasarnya di daerah lain.

Mengapa harus di daerah lain?

Lebih jelasnya begini,

Kurang lebih 2 tahun yang lalu di Bandung sangat booming kuliner Mie Ramen. Hampir di setiap sudut kota ada kios atau kedai ramen. Dan pada saat itu, bukan main hebatnya. Salah satu teman saya yang sempat membuka kedai ramen merasakan keuntungan melimpah dari bisnis kuliner yang lagi ngetrend.

Anda cobalah menganalisa, jika dijual di daerah lain apakah Ramen ini akan selaris dan seheboh di Bandung? Tak perlu menganalisa di daerah yang jauh. Coba saja dulu analisa di daerah Anda, apakah warga sekitar suka dengan makanan pedas sejenis mie? Jika iya, tidak ada salahnya Anda mencoba menjadi dropshiper mie ramen.

Mungkin Anda bertanya, bagaimana bisa makanan sejenis mie dikirim ke luar daerah dengan rentang waktu sampai bisa mencapai 5 -7 harian. Apakah tidak basi?
Inilah mengapa tadi saya bilang, gunakan kreatifitas Anda. Tentu sangat tidak mungkin mengirim makanan berkuah melalui ekspedisi JNE atau layanan kurir lainnya. Karena mereka pasti akan menolaknya.

Solusinya, Anda bisa mengirim mie ramen dalam keadaan kering. Carilah grosir mie ramen instant melalui internet. Jika sudah Anda temukan coba hubungi suppliernya, apakah menerima sistem dropship atau tidak. Jika menerima, maka selamat! Anda bisa menjual ramen kering cepat saji ke daerah lain dengan sistem dropship tentunya.

3. Transaksi Pembayaran Semakin Mudah


Lagi-lagi, teknologi membuat berbagai pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan cepat. Saat jaman dahulu, untuk melakukan transfer uang harus dikirim melalui pos wesel. Perlu waktu 3 harian untuk bisa sampai.

Namun sekarang, Anda hanya perlu membuat rekening di Bank beserta ATM nya. Lalu dengan mendatangi mesin ATM Anda sudah bisa melakukan transaksi secara real time. Jika Anda mengirim uang pada jam 20.20 WIB maka seketika itu juga uang akan sampai kepada rekening tujuan.
Dengan mudahnya transaksi pembayaran mempermudah juga transaksi online. Meskipun Anda dan calon buyer tidak bertemu secara langsung, namun proses jual beli tetap bisa dilakukan.


Akan tetapi perlu di waspadai juga. Dengan semakin mudahnya transaksi pembayaran, antar pembeli dan dropshiper harus benar-benar paham dengan internet banking atau mobile banking. Setiap transaksi uang masuk harus dipastikan kebenarannya dengan cara cek mutasi uang masuk di rekening Anda.

Karena, semakin canggih teknologi ternyata mendorong oknum-oknum tak bertanggung jawab semakin canggih juga dalam melakukan tindak kejahatan. Lebih sering terjadi adalah penipuan berkedok toko online. Biasanya oknum tersebut mengaku sebagai reseller dropship yang memiliki berbagai produk. Namun ketika terjadi transaksi dia tidak mengirimkan produknya. Ini jelas sangat merugikan. Bukan saja merugikan korban penipuan tapi merugikan reputasi bisnis online yang saat ini sedang populer.

Saya kira 3 hal diatas sudah cukup memberikan gambaran awal mengenai peluang bisnis dropship online. Anda bisa menentukan dari sekarang produk apa yang akan dijual. Apakah produk kuliner, produk elektronik atau Anda memilih menjadi reseller dropship jilbab. Semuanya terserah Anda. Karena pada dasarnya semuanya sama-sama menguntungkan asalkan Anda mengerti cara menjualnya.

Cara Memulai Bisnis Dropship Online


Setiap ilmu ada optimasinya, setiap bisnis juga ada caranya. Begitu pula dengan bisnis dropship online ini. Hal pertama yang harus Anda fikirkan adalah siapa target jualan Anda. Setelah itu barulah Anda memikirkan dimana mencari supplier dengan harga murah dan melayani sistem dropship.

Mencari supplier online juga ada triknya. Awas jangan mudah percaya begitu saja jika ada yang mengaku sebagai supplier. Karena bisa jadi dirinya pun reseller dropship. Kalau sudah begini, nantinya Anda akan mendapatkan harga yang mahal. Dan akibatnya akan kesulitan saat menjual, karena harga jual Anda pun mahal.

Sebenarnya ada satu panduan dropship yang sangat mudah dikuasai. Dengan panduan ini, Anda bisa mengetahui setiap langkah cara memulai bisnis dropship, seolah Anda memiliki mentor. Mungkin rasanya sangat menyenangkan jika memiliki mentor bisnis pribadi yang memberitahukan kepada Anda cara riset produk, cara promosi, cara menjual dan sebagainya.

Jika saya ingin memberitahukan satu ebook yang akan mengajarkan Anda memulai bisnis dropship, bersediakah Anda mempelajarinya dengan seksama?

Saya tahu! Anda pasti menjawab “bersedia”

Silahkan langsung simak dan pelajari caranya disini Ebook Dropship Mastery

Ingat! Belajar bisnis dropship ini relatif lebih mudah dibandingkan Anda memulai bisnis dengan cara konvensional.

Penjualan Meningkat 20% dengan Memanfaatkan Database Buyer


Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan toko online. Kebanyakan orang terutama pemula, terlalu fokus terhadap orang yang belum pernah membeli. Mereka sibuk mencari cara dan strategi untuk mendatangkan pembeli baru. Sementara melupakan mereka yang sudah pernah membeli.

Ini jelas-jelas termasuk tindakan yang keliru. Jika ingin berniat meningkatkan penjualan online, harusnya fokus Anda bukan hanya tertuju kepada mereka yang belum pernah membeli. Akan lebih efektif lagi jika difokuskan kepada mereka yang sudah pernah membeli.

Mengapa begitu?

Karena menjual kepada mereka yang sudah pernah membeli (buyer) lebih mudah prosesnya dan lebih murah biaya marketingnya. Karena Anda sudah memiliki database mereka, maka Anda tidak perlu lagi running iklan berbayar di facebook ads atau di google adwords. Dan yang lebih penting lagi, mereka (buyer) sudah percaya terhadap reputasi penjualan Anda karena mereka pernah bertransaksi dengan Anda.

Setelah kita mengetahui hal tersebut, lalu langkah apa yang sekarang semestinya Anda lakukan?

1. Kumpulkan Database Penjualan 


Sudah berapa lama Anda menjalani bisnis jualan online? sebulan? setahun? atau sudah 5 tahun?

Ini penting...! Semakin lama Anda sudah berjualan online maka harusnya semakin banyak database pembeli yang sudah Anda kumpulkan. Anda bisa mengumpulkan database mereka berupa kontak WA, pin BBM atau kontak media sosial lainnya.

Dalam istilah digital marketing, mereka yang sudah pernah membeli produk Anda termasuk kedalam kategori hot market. 

Ya! Market panas... yang sudah siap membeli produk dari Anda. Mereka sudah tidak perlu diyakinkan tentang reputasi toko online Anda. Mereka hanya perlu diberikan sedikit informasi seputar produk terbaru yang akan Anda tawarkan.

2. Tawarkan Produk Terbaru atau Produk Pelengkap


Menawarkan produk terbaru atau pelengkap kepada buyer sering juga disebut dengan istilah up selling. Produk terbaru ini akan lebih menarik lagi jika dikemas dengan harga diskon. Hubungi calon buyer dan katakan bahwa penawaran ini diberikan spesial untuk mereka sebagai pelanggan setia Anda. Anda bisa memanfaatkan fitur broadcast BBM atau Whatsapp. 

Cara seperti ini sudah sangat lengkap dibahas pada ebook Dropship Mastery. Jika Anda ingin memilikinya, silahkan pelajari selengkapnya pada halaman stasiundropship.com


3. Buat Iklan Retargeting di Facebook Ads


Retargetting adalah istilah untuk menayangkan iklan kepada mereka yang sudah pernah melihat atau mengetahui produk jualan Anda. Dengan memanfaatkan fitur FB pixel, proses retargetting dapat dengan mudah dilakukan. Anda hanya perlu mempelajari sedikit teknis cara membuatnya. Mungkin kita akan bahas ini pada lain kesempatan.

Dengan menggunakan database penjualan selama beberapa bulan terakhir, catatlah data nomor telepon buyer Anda. Lalu upload di dashboard facebook ads, dan biarkan sistem facebook mencari akun facebook mereka berdasarkan data no telepon yang sudah Anda upload. Setelah audience terkumpul, Anda bisa menjadikan audience tersebut sebagai target iklan.

Lalu bagaimana jika Anda masih belum mengerti cara membuat iklan retargetting di facebook ads?

Tak perlu khawatir, lakukan saja secara manual. Anda bisa menghubungi mereka satu persatu secara personal. Mulai obrolan secara pribadi dengan bertanya kabar, lalu lanjutkan dengan bertanya apakah dirinya puas dengan produk yang sudah pernah mereka beli dari Anda. 

Baca juga: Jualan Online itu Sulit, Tapi Akan Selalu Menyulitkan Jika Anda tidak Mempelajarinya

Cara manual ini tentu melelahkan, tapi bukankah akan lebih melelahkan jika omset penjualan tidak meningkat? Dan patut diingat, bahwa jika kita menginginkan hasil yang berbeda maka kita pun harus melakukan proses yang berbeda.

Lakukan saja apa yang bisa Anda lakukan. Yakinlah rejeki sudah ada yang mengatur, bukankah tugas kita hanyalah berusaha sekuat tenaga? 

Mulailah dari sekarang, mulailah dari apa yang Anda tahu dan bisa lakukan. Jangan terlalu jauh mencari solusi, semua bisa saja dimulai dari diri sendiri. 


Jualan Online Itu Sulit, Tapi Akan Terus Menyulitkan Jika Tidak Mempelajarinya

cara laris jualan online

Sebenarnya, jualan online itu mudah, secara konsep sama seperti jualan pada umumnya. Anda mencari produk kemudian menjualnya kembali dengan selisih harga sebagai keuntungannya.

Namun secara teknis antara jualan online dan jualan offline sangat jauh berbeda. Dalam hal mencari produk, mendatangkan pembeli dan juga cara melakukan pembayaran pun sangat berbeda.

Saat jualan online, Anda harus menggunakan berbagai media dan tools digital untuk menjalankan bisnisnya. Karena antara Anda dan calon pembeli tidak saling bertemu. Untuk itulah bagi Anda yang ingin menjajal jualan online perlu kiranya belajar mengenai penggunaan media yang tepat untuk bisnis Anda.

Jika saat ini Anda termasuk salah satu orang yang ingin memulai jualan online namun masih bingung bagaimana cara memulainya, silahkan baca-baca artikel yang saya tuliskan di blog ini.

Jangan Asal Untung


Setiap transaksi penjualan harus memberikan keuntungan untuk Anda. Namun banyak sekali orang yang gagal paham dalam mengartikan keuntungan. Sehingga mereka terlalu tipis mengambil keuntungan. Dalam fikirannya, semakin harga murah maka semakin cepat terjadi penjualan dan semakin sering mendapatkan keuntungan.

Untuk memahami lebih banyak penjelasan saya tentang ini, Anda bisa membaca tulisan saya sebelumnya yang berjudul 87% Dropshiper masih salah dalam menentukan harga.

Menjadi seorang pebisnis dan pedagang memang sekilas tampak sama. Karena keduanya sama-sama dituntut harus dapat menghasilkan penjualan. Akan tetapi ada perbedaan yang mendasar antara keduanya.

Setiap pebisnis itu pedagang, namun tidak setiap pedagang adalah pebisnis.

Seorang pedagang lebih banyak fokus terhadap selling. Tujuan mereka adalah transaksi harian, memikirkan penjualan, dan perkembangan omset setiap harinya. Namun seorang pebisnis tidak demikian. Bagi pebisnis merancang sistem penjualan adalah pencapaian yang harus mereka bangun sejak dini. Setiap hari adalah perencanaan dan pelaksanaan strategi.

Membangun database pembeli, menyimpan data tersebut sebagai asset digital yang suatu saat bisa dioptimalkan untuk mendatangkan repeat order. Ini salah satu perbedaan yang paling mencolok antara pebisnis dengan pedagang.

Apakah Anda pernah membeli martabak kemudian si penjualnya meminta nomor Hp atau email Anda? Saya kira tidak ada.

Baca juga: Mengapa Harus Membuat Akun Bisnis Anda di Berbagai Media Sosial?

Tapi jika Anda mengunjungi web toko online besar, Anda akan ditawarkan kupon diskon dengan hanya memasukkan alamat email kedalam database mereka. Database ini adalah sumber traffic dan sumber data untuk penjualan mereka.

Selain database, seorang pebisnis fokus membangun sistem. Sistem ini akan berlaku jangka panjang hingga pada suatu hari nanti, seorang owner tidak perlu lagi turun tangan mengjalankan bisnisnya karena sudah auto pilot.

Semua Pebisnis Berawal dari Pedagang


Inti dari bisnis apapun di dunia ini adalah penjualan. Menjalani segala sesuatunya sendirian memang bukan perkara mudah. Perlu ketekunan dan kerja keras tanpa mengenal lelah. Jika Anda saat ini masih menjalankan bisnis sendiri, itu bagus. Biarkan Anda melatih diri, belajar flow marketing, belajar selling sebelum nanti mendelegasikan semuanya kepada karyawan.

Jangan malas membaca hal baru seputar ilmu penjualan. Dunia saat ini bergerak begitu cepat dengan bantuan teknologi. Jika Anda terlambat, maka Anda akan tergilas oleh perubahan. Orang sukses adalah mereka yang cepat melakukan adaptasi. Sehingga perusahaannya berjalan terus sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Satu hal yang patut diingat, setiap peningkatan diawali dengan keterbatasan pada awalnya. Maksudnya adalah..ketika Anda terpentok oleh satu masalah itu berarti Anda harus belajar hal baru untuk mencari solusinya. Dan ketika Anda berhasil memecahkannya itu berarti Anda sudah belajar hal baru dan berhasil meningkatkan kompetensi Anda.

Jadi jangan takut dengan masalah, karena itu adalah tantangan Anda agar belajar ilmu baru. 

Jika saya ingin memberitahukan kepada Anda bagaimana cara melakukan jualan online yang saya tulis dalam bentuk ebook, apakah Anda bersedia mempelajarinya dengan serius?


Jika iya, silahkan kunjungi link berikut ini --> Dropship Mastery

Saya tunggu keputusan terbaik Anda..

Menghadapi Persaingan Bisnis Dropship Toko Online 2017, Anda Sudah Siap?

menghadapi persaingan bisnis online shop 2017


Sering kita lihat iklan di televisi saat ini yang menawarkan kemudahan belanja online melalui marketplace maupun e-commerce. Disadari atau tidak, dengan gencarnya perusahaan besar terjun di bisnis toko online telah memberikan edukasi terhadap masyarakat secara luas tentang kemudahan belanja online.

Namun bersamaan dengan itu, ternyata iklan-iklan di televisi itu menumbuhkan juga minat orang-orang untuk memulai bisnis jualan online. Akibatnya semakin banyak bermunculan pemain-pemain online shop lokal. Bagi Anda yang sudah memulai bisnis dropship, mungkin sudah merasakan persaingan yang semakin ketat. Terutama persaingan harga yang sudah saling banting-bantingan.

Dengan fenomena yang ada saat ini, tentu saja dibutuhkan kreatifitas lebih untuk mampu bersaing dengan penjual online lainnya. Memulai bisnis hanya butuh keberanian, namun saat menjalankan dan mengembangkannya dibutuhkan ilmu yang sejalan dengan realita saat ini.

Sudah siapkah diri Anda menghadapi persaingan toko online di tahun 2017 ?

1. Strategi Harga Kompetitif


Menetapkan harga jual tidak bisa seenaknya. Diperlukan perhitungan yang jelas agar bisnis Anda dapat bertahan. Jangan salah lhoo, banyaknya penjualan terkadang bisa saja tidak sebanding dengan besarnya keuntungan jika harga jual yang Anda tetapkan asal-asalan.


Bisa saja hal ini pun dialami oleh Anda. Sebelum terlambat, sebaiknya segera cek apakah harga jual yang Anda tentukan sudah sesuai dengan kebutuhan perputaran bisnis Anda?

Saya sudah pernah menuliskan tips bagaimana cara menentukan harga jual. Mungkin ini bisa menjadi referensi tambahan untuk Anda. Silahkan baca penjelasan lengkapnya disini >> Strategi Menentukan Harga Jual Onlien Shop

2. Keluar Dari Zona Merah


Zona merah disini adalah istilah pengganti untuk persaingan perang harga yang sudah berdarah-darah. Misalnya saja Anda menjual sepatu pria, kemudian sudah terlalu banyak persaingan harga yang tidak sehat. Segeralah pindah haluan, beranikan diri keluar dari zona perang harga tersebut.

Caranya bagaimana? Tetap fokus lanjutkan membaca sampai akhir yaa.


Metode Zoom in - Zoom out


Zoom in, artinya Anda memilih strategi jualan yang lebih spesifik. Seperti contoh diawal, jika Anda menjual sepatu pria semua model, cobalah melakukan zoom in dengan hanya menjual satu model saja misalnya hanya menjual sepatu boot pria kulit sapi.

Dengan begitu, Anda sudah membuat perbedaan dari toko online sejenis. Dan dengan perbedaan itu, Anda sudah menarik diri keluar dari persaingan harga. Meskipun tidak secara utuh lepas karena masih menjual dalam kategori yang sama. Tapi paling tidak, mengurangi persaingan yang terlalu luas.

Zoom out, artinya Anda melakukan generalisasi atas produk yang Anda jual. Masih dengan contoh sepatu pria, dengan melakukan zoom out, bisa saja Anda menjual produk pelengkap lainnya seperti kaos kaki dan pembersih sepatu. 

3. Pelayanan Konsumen


Pelayanan konsumen ibarat anak panah. Bagaimana cara customer service berhubungan dengan calon pembeli adalah faktor penentu keberhasilan terjadinya sales. Semakin ramah, semakin baik. Semakin private semakin memuaskan.

Penting disadari, bahwa setiap orang di dunia ini unik. Artinya, Anda tidak bisa memperlakukan semua orang dengan hanya satu cara. Perlu berbagai trik dan kemampuan membaca karakter untuk membuat hubungan dan komunikasi dengan calon pembeli berujung pada transaksi.

Baca juga : 4 Teknik Dahsyat Melayani Pembeli Online Sampai CLOSING

3 Hal diatas bisa menjadi bekal dasar untuk Anda menghadapi persaingan bisnis toko online tahun 2017. Meskipun memang masih perlu dilakukan optimasi dari sisi lainnya. Semisal, disiplin dalam mencatat transaksi harian dan pembenahan dalam sisi manajemen lainnya.

Penting diingat, bahwa kita tidak bisa menghindar dari persaingan bisnis. Itulah tantangan sebagai seorang entrepreneur. Semakin besar mimpi dan cita-cita Anda, maka semakin besar pula rintangan yang dijumpai. Jangan menyerah, meski saya tahu ini tidak mudah.